Rabu, 23 Agustus 2017

Ulang Tahunku

Hari ini ulang tahunku yang ke-44 pada tanggal 23 Agustus 2017, dapat kejutan istimewa dari keluarga terutama dari istri dan anak-anak tercinta, tidak banyak kata yang aku bisa ucapkan, hanya terima kasihku yang paling dalam atas perhatian mereka. Untuk perayaan kecil ini, terima kasih istriku: Ni Nyoman Misnawati, anak-anaku: Ni Putu Ari Indriyani, Ni Kadek Paranita Della Cahyani, Ni Komang Friska Pradnyayanti dan Ni Ketut Nadia Diva Sari, yang telah membuat hari jadiku yang ke-44 ini sangat menyenangkan, membahagiakan dan mengarukan.


Walaupun terkadang aku tidak bisa memberikan perhatian ataupun kasih sayang penuh pada keluarga, karena terkendala perkerjaan, ataupun karena watak dan sifatku yang kurang romnatis terhadap keluarga. Namun demikian hatiku sangat menyayangi mereka, walaupun tidak bisa aku ungkapkan kata-kata.


Mereka semua adalah semangatku, rinduku dan cintaku. Terima kasih banyak keluargaku atas segala perhatian yang telah engkau berikan terhadap suami atau bapak kalian yang serba kekurangan. Mudah-mudahan segala perhatian dan kasih sayang aku berikan yang tidak seberapa, bisa membuat kamu bahagia dan bangga mempunyai Bapak yang serba kekurangan, baik itu sifat dan sikap di mata kalian semua.

Ulang tahun yang ke 44 I Nyoman Pasek

Aku berjanji sebagai seorang suami dan ayah dari keempat anakku untuk menjadi penuntun dan panutan yang baik bagi mereka, walaupun aku sadar, aku adalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan, tegurlah aku jika ada sifat ataupun sikap yang tidak berkenan atau bertentangan dengan norma-norma yang ada, karena aku adalah manusia biasa yang tidak sempurna dan tidak luput dari kesalahan. I love you..my family.

Ucapan ultah ke Papa - Nyoman Pasek

Mudah-mudahan dengan umurku yang semakin bertambah ini di hari ulang tahun ini tanggal 23 Agustsu 2017 genap berusia 44 tahun, aku bisa menjadi kepala keluarga yang lebih baik, berumur panjang, sehat, dibukakan rejeki yang melimpah dan selalu taat akan ajaran-ajaran kebenaran dari Tuhan, dan diberikan segala kemudahan untuk menghadapi hidup ini ke depan.

Ulath ke 44 -  I Nyoman Pasek

Terima kasih tuhan, Terima kasih keluargaku dan juga orang tuaku yang telah membesarkanku berkat doa orang tua dan orang-orang tercinta aku bisa menghadapi kerasnya kehidupan dan beratnya tantangan hidup di dunia. Terima kasih juga sahabat dan kerabatku yang telah memberikan dukungan setiap langkah-langkah kakiku.


Nyoman Pasek - Misnawati Reny

Oh Tuhan berikanlah karuniamu, agar aku selalu besikaf dan bersifat baik di kehidupan ini, berikanlah aku jalan untuk bisa membahagiakan orang tuaku, istri dan juga anka-anaku. Jadikanlah aku menjadi anak yang berbakti bagi orang tua, kebanggan keluarga dan berguna di masyarakat.

Pura Batu Pageh

Pada tanggal 6 Agustus 2017 bertepatan dengan hari Minggu menjadi kesempatan yang baik untuk mengajak anak-anak untuk ikut serta kegiatan persembahyangan menuju ke Pura Baru Pageh dan selanjutnya menuju pura Gunung Payung, kami sekeluarga bersama rombongan dari Sempidi melakukan perjalanan sekitar jam 9 pagi. Memang saat ini Wisata alam dan spiritual di Bali, banyak diminati oleh umat Hindu yang berada di pulau ini.

Pura Dalem Batu Pageh

Sambil melakukan perjalanan rohani anda bisa menikmati suguhan alam yang indah, sehingga anda bisa lebih lengkap menikmati keagungan Tuhan. Seperti halnya ketika anda melakukan persembahyangan ke Pura Dalem Batu Pageh di Banjar Kangin, Desa Ungasan, Kuta Selatan ini, selain anda bisa bersembahyang di sebuah tempat yang unik di dalam sebuah goa, anda juga bisa menyaksikan pemandangan indah pantai Batu Pageh dari dalam pura.

Pura Taman di Batu Pageh

Untuk bersembahyang di Pura Batu Pageh, jika hari-hari besar akan ada seorang Pemangku yang memimpin persembahyangan tetapi kalau hari biasa anda bisa telepon Pemangku, kalau tidak ada no hp pemangku yang dipajang bisa tanya tugas jaga setempat. Pura pertama di kawasan Dalem Batu Pageh adalah Pura Taman yang terletak di samping pelataran parkir. Perlu diketahui juga di kawasan ini banyak monyet yang berkeliaran, mereka cukup nakal karena kekurangan sumber makan, suka mengambil barang bawaan dan juga sesajian, tetapi kalau dijaga mereka (monyet) tidak akan berani ambil, jadi jaga barang bawaan dan alat persembahyangan anda dengan baik.

Jro Mangku di Pura Batu Pageh

Urutan persembahyangan kawasan Pura Batu Pageh ini, umat melakukan persembahyangan pertama di Pura Taman, menghaturkan canang raka atau sodaan, kalau ada Pejati. Di sini juga ada pelinggih Ida Bhatara Tualen, berupa dua patung arca, di cangkem (mulut) arca disediakan lubang untuk tempat rokok, karena beliau suka rokok anda bisa menghaturkan dua batang rokok juga di dua arca tersebut, di sini mohon ijin dan tuntunan untuk bisa melanjutkan perjalanan ke pura Selanjutnya. Setelah persembahyangan selesai, maka anda melanjutkan perjalanan menuju pura Dalem Batu Pageh ditemani oleh Jro Mangku.

Nyoman Misnawati - Reny

Perjalanan menapaki anak tangga menuju Pura Batu Pageh sambil menyaksikan keindahan pantai dengan pemandangan laut biru serta ditemani puluhan monyet akan sangat menyenangkan, tidak perlu takut dengan keberadaan monyet tersebut, mereka tidak akan merasa terganggu jika anda tidak mengganggunya, apalagi sudah ada Jro Mangku yang ikut serta dalam perjalanan. Perjalanan menuruni anak tangga tersebut hanya sekitar 10 menit, tidak terlalu jauh ataupun melelahkan. Sebelum sampai ke pura Batu Pageh, anda tiba pada sebuah pelinggih bernama pura Kepandean di sini bisa menghaturkan canang sari atau canang raka kalau ada bisa Pejati.

Nyoman Pasek - Misnawati di Batu Pageh

Yang terakhir adalah Pura Dalem Batu Pageh, lokasi pura berada di tengah-tengah tebing. Dari sini anda bisa menyaksikan pemandangan laut lepas pantai Batu Pageh, terlihat begitu cantik dan menawan. Pura Batu Pageh sendiri berada di dalam sebuah goa, sudah ada akses tangga beton sekitar 10 meter menuju pura tersebut. Di dalam Goa terdapat sejumlah pelinggih dan salah satunya batu tebing yang terbentuk seperti Lingga Yoni Dewa Siwa, pura Batu Pageh tempat pesiraman Ida Bhatara ini terdapat juga genah melukat (tempat meruwat), jadi sebelum bersembahyang anda juga melukat terlebih dahulu, jadi siap berbasah-basahan.

Nyoman Misnawati di Pura Batu Pageh

Jro Mangku akan mengatur penglukatan umat yang bersembahyang di sini. Banten yang dihaturkan adalah banten pejati, siapkan juga canang ataupun sodaan lebih untuk dihaturkan di pura ini karena di sini terdapat sejumlah pelinggih. Pura Batu Pageh yang terletak di tengah gua ini memang terlihat cukup unik, cantik dan menarik, karena lampu penerangan tidak hidup, maka suasana di tengah goa cukup gelap, ruangan goa cukup luas mungkin sekitar 80 m2, sedangkan areal tempat persembahyangan di pintu masuk goa sekitar  10 m2.

Nyoman Misnawati - Paranita Della Cahyani - Indriyani Melukat

Pura Batu Pageh ini sekilas seperti pura Goa Lawah di Klungkung, ataupun Goa Giri Putri di Nusa Penida. Di Pura Batu Pageh juga hidup ratusan kelelawar yang bertengger di langit-langit goa, sesekali juga monyet-monyet hutan mencoba masuk ke tengah goa. Stalaktit yang menggantung di mulut goa, serta pemandangan pantai Green Bowl dan laut biru terhampar luas di depan mata memang tampil mengagumkan dan spektakuler. Sembahyang di Pura Batu Pageh, membuat hati damai dan tenang, nuansa alamnya sepi, damai, jauh dari keramaian dan ditemani oleh pemandangan indah pantai Green Bowl, sehingga menjadikan pengalaman spiritual anda semakin lengkap.

Pura Dalem Batu Pageh atau hanya disebut sebagai Pura Batu Pageh, berjarak sekitar 50 menit berkendara dari arah Denpasar, di bawah pura terdapat objek wisata bernama pantai Batu Pageh atau pantai Green Bowl pantai tersebut juga bernama pantai Bali Cliff, sehingga jika anda mau ke sini, cari saja jurusan hotel Bali Cliff, ikuti jalan tersebut, sampai di ujung jalan sampailah anda pada pelataran parkir Pura Batu Pageh. Parkir kendaraan sangat luas, karena kawasan ini juga merupakan salah satu objek wisata di Bali, maka tersedia juga sarana warung makanan dan minuman, termasuk juga toilet.

Suasana Goa Batu Pageh

Areal parkir langsung di depan pura Taman yang merupakan pura pertama di kawasan Batu Pageh. Akses berikutnya, melalui pura yang pertama, dari belakang pura Taman disediakan jalan dengan anak tangga, untuk menuju pura Batu Pageh sekitar 10 menit anda sudah sampai tujuan, pura terletak dalam goa di tengah-tengah tebing. Sedangkan akses menuju pantai Batu Pageh dari parkir kendaraan disediakan jalan berbeda menuruni anak tangga sekitar 300 anak tangga lebih.

Pemandangan dari Pura Batu Pageh

Sedikit tips berkunjung ke Pura Batu Pageh, kalau tidak ada Pemangku hubungilah beliau untuk menuntun persembahyangan anda,  bawalah sesajen atau banten minimal 1 buah Pejati untuk dihaturkan di oura utama, kalau bisa 3 buah pejati, bawa barang bawaan anda karena monyet cukup nakal, bawalah juga baju pengganti karena saat melukat ada kemungkinan basah, jagalah kebersihan dan sopan santun di areal pura.


Selasa, 22 Agustus 2017

Pura Sad Kahyangan Andakasa di Karangasem

Persembahyangan kali ini dengan keluarga tanggal 30 Mei 2017, menuju Pura Sad Kahyangan Andakasa di Karangasem - Bali. Kebetulan perjalanan ini menuju kampung halaman, sehingga rute searah yang kami tempuh tidak begitu terasa jauh. Keberadaan pura yang berada di puncak bukit tersebutm menjadi perjalanan yang cukup menantang, karena jalan menuju pura cukup menanjak dan sempit.

Pura Andakasa Karangasem


Tentang Pura Andakasa


Selain Bali memiliki alam yang indah dan cantik, tetapi juga memiliki aura religius yang kental, penduduknya taat akan kehidupan beragama, namun demikian tidak fanatik dan lebih universal. Pulau Dewata atau pulau Seribu pura kerap disematkan pada nama Bali, tidak mengherankan karena memang hampir di setiap pelosok terdapat bangunan suci pura, tempat berdirinya pun beragam mulai pura di tengah laut, di danau dan pegunungan, belum lagi di rumah-rumah pribadi dan tempat usaha. Sejumlah pura juga populer sebagai tujuan wisata seperti Pura Besakih, Uluwatau, Ulun Danu Beratan dan Tanah Lot. Salah satu Pura yang cukup menarik untuk diketahui keberadaanya adalah Pura Luhur Andakasa yang berada di Kabupaten Karangasem.

Ni Nyoman Misnawati - Reny - Paranita Della Cahyani


Pura Andakasa walaupun tidak begitu populer dikalangan wisatawan, namun sangat populer di kalangan warga Hindu Bali, karena Pura Andakasa memiliki fungsi penting dalam tatanan upacara keagaamaan bagi umat Hindu di Bali. Dalam arah mata angin Pura Andakasa terletak di sebelah Selatan pulau Bali, dan stana Dewa untuk arah mata angin sebelah Selatan adalah Dewa Brahma yang juga diyakini sebagai dewa Tri Murti, manifestai Tuhan ini adalah sebagai sang Pencipta alam semesta beserta isinya (utpatti). Nama Pura sendiri diambil dari konsepsi andabhuwana atau bisa diartikan telur semesta, dari sinilah tetua Bali memahami secara ilmiah bahwa bentuk bumi itu bundar seperti telur.

I Nyoman Pasek di Pura Andakasa


Pura Luhur Andakasa selain sebagai salah satu konsep Padmabhuwana yang terletak di sebelah Selatan dan menjadi stana Dewa Brahma atau Ida Hyang Tugu, status pura Andakasa sebagai Kahyangan Jagat, Tri Kahyangan Agung dan Sad Kahyangan. Sehingga keberadaan pura Luhur Andaksa menempati posisi sangat penting dalam kehidupan beragama di Bali. Lokasinya sendiri berada 200 meter di atas permukaan laut, di desa Banjar Gegelang,  desa Angantelu, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem – Bali, nuansanya tenang, damai dan sepi. Selain sebagai tempat persembahyangan umat Hindu, juga ideal sebagai tujuan wisata bagi wisatawan.

Kadek Paranita Della Cahyani


Lokasinya di puncak bukit, nuansa alamnya indah, tenang dan asri, sangat ideal bagi anda yang ingin menemukan tempat damai, tempat yang tenang untuk melakukan meditasi. Berada di puncak bukit tentu menyuguhkan  pemandangan alam yang indah di sekitarnya, dikelilingi lembah-lembah yang di penuhi oleh pepohonan tropis, dikejauhan terlihat gugusan bukit yang mengelilingi pura Andakasa. Menjadi tujuan wisata rohani yang cukup ideal bagi anda warga Hindu pengejar spiritual.

Ni Kadek Paranitta Della Cahyani di Andakasa


Posisi pura Andakasa demikian pentingnya bagi kehidupan umat beragama di Bali, namun demikian sejarah berdirinya pura ini belum bisa ditemukan secara pasti, belum ada sumber-sumber atau prasasti yang menyebutkan keberadaan pura, walaupun sempat ditemukan prasasti berupa lempengan tembaga, tetapi tidak menyebut keberadaan dari pura Andakasa. Namun pada lontar Kusumadewa disebutkan kalau Pura Andakasa serta sejumlah kahyangan jagat seperti pura Silayukti di Padang Bai dibangun oleh Empu Kuturan, dikenal juga dengan nama Mpu Raja Kerta, seorang brahmana suci yang juga menggagas adanya pura Kahyangan Tiga sebagai wujud pemersatu sekte-sekte serta golongan di Bali.

Selain itu Pura Luhur Andakasa memiliki kaitan yang erat dengan tokoh agama Hindu yaitu Empu Sang Kulputih seorang brahmana yang pernah melakukan tapa semedi di tempat ini, sebelum beliau melakukan perjalanan spiritual menuju Besakih dan Lempuyang. Empu Sang Kulputih merupakan Pemangku Agung di Pura Besakih dan bergelar Mpu Sweta Wijaya dan Sang Kuldewa. Pujawali, petoyan atau piodalan di Pura Andakasa setiap 6 bulan sekali yaitu pada hari Anggara (Selasa), Kliwon, Medangsia, setiap puja wali setiap enam bulan sekali tersebut juga digelar upacara pecaruan pada setiap Anggara Kliwon pada wuku Perangbakat, Dukut dan Kulantir.

Ni Ketut Nadia Diva Sari


Pura Luhur Andakasa menjadi penyungsungan penduduk Hindu seluruh Bali, setiap ada pujawali Ida Betara diiring melasti ke segara Toya Betel di Pengalon. Pengempon pura adalah desa Antiga dan Gegelang. Pura ini menjadi pusat orientasi spiritual yang sangat penting bagi masyarakat, apalagi diyakini pula sebagai tempat untuk memohon taksu, seperti bagi para balian, pemangku dan yang ketakson datang untuk memohon anugerah agar lebih metaksu, termasuk juga para penekun rohani dan kebathinan menjadikan Pura Andakasa sebagai tempat untuk meditasi mendekatkan diri dengan sang Pencipta.

Akses Menuju Pura Andakasa


Ni Nyoman Misnawati - Reny di Pura Andakasa


Jika perjalanan dari arah Denpasar, tepat persimpangan lampu merah desa Antiga belok kiri. Semenjak sudah ada akses jalan beraspal dari tahun 2011, maka pemedek (umat) yang mengendarai mobil bisa dengan mudah langsung menuju Pura Luhur Andakasa. Akses menuju puncak hanya bisa dengan mobil kecil bukan bus berbadan besar, karena bus hanya bisa sampai di parkir Pura Madya Andakasa.

Akses selanjutnya dari pura Madya Andakasa menuju pura Luhur Andakasa jalannya cukup sempit, hanya cukup satu kendaraan saja dengan tanjakan yang cukup ekstrim, pada saat pujawali atau odalan ada petugas atau pecalang untuk mengatur  lalu lintas menuju puncak agar tidak ada kendaraan yang berpapasan.  Berencana mengendarai motor ataupun mobil menuju pura Luhur, pastikan kendaraan dalam stamina baik dan pengemudi sudah terbiasa dengan medan tanjakan yang cukup ekstrim.


Meniti tangga air terjun Sekumpul atau Gerombong Lemukih

Wisata menuju air terjun Sekumpul atau air terjun Gerombomg di desa Lemukih, adalah sebuah petualangan, menyusuri jalan setapak melalui kebun-kebun penduduk dan meniti tangga-demi tangga dengan penuh perjuangan agar bisa sampai di lokasi. Wisata kami bersama keluarga ini pada tanggal 30 Juli 2017.

Air terjun Sekumpul atau Grombong Lemukih

Mungkin anda baru tahu bahwa air terjun Sekumpul tersebut bernama juga air terjun Gerombong atau Grombong, sehingga anda tidak perlu bingung saat baru pertama kali menemukan informasi mengenai keberadaan objek wisata tersebut. Air terjun tersebut berada di desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali. Menurut penuturan warga di desa Lemukih, asal muasal nama air terjun Sekumpul muncul, karena akses pertama kali menuju air terjun tersebut dari desa Sekumpul sehingga sekarang lebih dikenal dengan nama air terjun Sekumpul, kemudian beberapa tahun belakangan akses baru menuju air terjun dibuat dari desa Lemukih dan menurut warga tempat tersebut bernama air terjun Grombong atau dikenal juga dengan nama Twin waterfall.

Nyoman Pasek - Misnawati


Akses ke air terjun Grombong atau Twin Waterfall, menawarkan wisata trekking yang penuh pesona dan cukup menantang, jika anda datang dari kawasan Bali Selatan seperti Kuta, Nusa Dua, Jimbaran dan juga Denpasar melalui jalur Bedugul, maka sekitar 3 km setelah puncak bukit Wanagiri (sebelum air terjun Gitgit) ketemu pertigaan dengan petunjuk menuju air terjun Lemukih, maka anda belok kanan menuju petunjuk waterfall Lemukih, sampai akhirnya di desa Lemukih (sebelum desa Sekumpul) ada petunjuk menuju arah waterfall, disediakan 6 buah tempat parkir mobil, parkir nomer 6 terletak paling bawah. Tetapi jika anda bawa sepeda motor bisa lebih dekat dengan akses tangga menuju air terjun Gerombong.


Ari Indriyani - Della Pradnyayanti

Dari parkir mobil butuh sekitar 1.5 km untuk menuju tujuan, kalau anda mau jasa ojek disediakan, tapi kalau dari parkir sepeda motor sekitar 500 meter menuju lokasi air terjun Grombong. Bagi anda yang suka wisata trekking maka perjalanan ini sangat ideal untuk dinikmati, sepanjang perjalanan anda bisa menyaksikan pemandangan sawah terasering yang masih alami, ada ayunan untuk foto selfie dan juga kebun-kebun penduduk yang rindang serta aroma cengkeh dan juga bunga kopi ditambah udara yang segar membuat perjalanan anda akan terasa menyenangkan.

Ni Putu Della Cahyani - Ari Indriyani

Sampai di loket karcis masuk menuju air terjun Gerombong Lemukih anda bisa beristirahat sebentar, dari atas tebing ini terdapat sumber air, aliran airnya sangat jernih yang ternyata adalah hulu atau sumber dari air terjun Grombong yang kita kenal sebagai air terjun Sekumpul, pantas saja warga desa Lemukih lebih senang menyebut air terjun tersebut sebagai air terjun Gerombong dari pada air terjun Sekumpul. Dari atas tebing tempat sumber air tersebut anda bisa istirahat sambil menyaksikan tebing-tebing tinggi di seberang, alamnya memang benar-benar indah dan mengagumkan.


Ni Putu Ari Indriyani


Trekking dari loket tiket air terjun Grombong inilah, perjalanan menantang sesungguhnya, anak tangga permanen sudah disediakan, beberapa diantaranya sangat curam dan cukup ekstrem, perlu stamina fit untuk menapaki tangga demi tangga yang disediakan, anak kecil yang belum kuat berpegangan tidak disarankan untuk datang ke air terjun Gerombong ini, karena cukup berbahaya, dan pikirkan juga saat perjalanan balik lagi pastinya akan lebih menguras tenaga. Namun pastinya akan terbayar lunas saat tiba di lokasi. Sampai di bawah anda diberikan pilihan, mau berkunjung ke arah air terjun Grombong atau air terjun Fiji Lemukih, letak kedua tempat tersebut berdekatan dan mudah dijangkau, maka belok kanan sekitar 2 menit anda tiba di lokasi.

Ni Komang Friska Pradnyayanti

Pemandangan air terjun Grombong BulelengPerjalanan menikmati air terjun Grombong di desa Lemukih – Buleleng ini, adalah sebuah wisata trekking ringan, cocok juga untuk wisata keluarga terutama anak-anak agar mereka bisa dekat dengan alam, merasakan sentuhan alam yang masih alami dan asri, sehingga muncul kecintaan mereka nantinya untuk ikut melesatrikan alam ini tetap hijau. Apalagi bagi kawula muda yang suka berpetualang dan foto selfie, maka Gerombong di Lemukih ini tempat yang sangat ideal.

Setelah proses yang cukup melelahkan, dua buah air terjun Gerombong atau Twin waterfall di desa Lemukih ini menyambut kedatangan anda, semua kelelahan seolah sirna dengan pemandangan alam menakjubkan di depan mata. Tinggi air terjun tersebut sekitar 40 meter terletak berjejer menyuguhkan pemandangan spektakuler. Rimbunan pohon perdu sekitar tebing berpadu indah menawarkan kedamaian. Hembusan angin yang membawa bulir-bulir air menyentuh tubuh terasa sejuk dan menyegarkan, sebuah tempat indah yang terletak tersembunyi siap menjauhkan anda dari  kejenuhan dan rutinitas.

Meniti jalan setapak

Tidak mengherankan daya tarik air terjun Grombong ini, sanggup membuat pengunjungnya bersusah payah untuk menikmati kemolekannya, airnya jernih mengalir di sepanjang sungai dasar tebing. Selain menikmati kecantikannya, anda bisa mandi merasakan segarnya air pegunungan di aliran sungai Gerombong tersebut, begitu juga kegiatan foto selfie dengan latar belakang air terjun Grombong tentu akan menghasilkan gambar-gambar cantik yang layak anda unggah di medsos (media sosial).

Ari Indriyani - Friska - Della Cahyani


Sebenarnya air terjun di desa Lemukih ini tidak hanya Grombong saja, total ada 7 buah air terjun sehingga kawasan di desa Lemukih ini dikenal dengan nama Seven Point Waterfall, diantaranya air terjun Grombong ada 2 buah sehingga dikenal Twin waterfall, air Terjun Fiji ada 3 buah dikenal dengan Triple Waterfall dan 2 buah air terjun lainnya belum diberikan nama, semuanya terletak berdekatan, sehingga jika anda berkunjung ke Gerombong maka wajib anda berkunjung ke sejumlah air terjun lainnya di lembah desa Lemukih ini.


Jumat, 21 Juli 2017

Penglukatan Pancoran Solas Sangeh

Melukat atau meruwat adalah salah satu bentuk usaha manusia dalam membersihkan diri secara jasmani dan rohani, untuk itulah banyak orang sekarang ini terutama umat yang beragama Hindu mencari tempat-tempat melukat tersebut. Dan perlu diingat agar hasilnya lebih maksimal, patut dibarengi dengan hati suci, perbuatan dan budi pekerti lugur dan welas asih sesama makhluk hidup. Salah satunya adalah Penglukatan Pancoran Solas di Sangeh, keberadaanya sudah cukup lama, tapi tempat ini tergolong baru dikenal, ditata dengan baik dengan berbagai fasilitas memadai, berbalut keindahan alam sekitarnya yang asri dan tenang sehingga bisa menjadi tujuan wisata religi baru yang patut anda kunjungi.



Wisata religi selain tujuan tempat persembahyangan seperti di sejumlah di Bali, tujuan tempat melukat yang dipercaya untuk menetralisir kekuatan jahat, sehingga bisa menjadi tempat penyembuhan alternatif bagi warga Hindu, tempat-tempat melukat banyak dicari oleh warga Hindu, apalagi banyak bukti-bukti bahwa tempat tersebut bertuah dam mampu memberikan kesembuhan akan penyakit yang bersarang dalam tubuh. Terkadang ada beberapa orang yang menderita penyakit tertentu yang tidak terdeteksi oleh medis, namun terkadang secara mukjizat bisa sembuh di tempat-tempat penglukatan yang diyakini bertuah dan mistis, seperti halnya keberadaan Penglukatan Pancoran solas tersebut.

Penglukatan Pancoran Solas di Sangeh Bali


Seperti namanya penglukatan diperuntukkan untuk tempat melukat (meruwat) sedangkan Pancoran Solas dikarenakan dalam pemandian tempat melukat tersebut ada sebelas buah pancuran yang mengalir cukup deras dan sangat jernih, karena berasal dari mata air alam. Areal tempat melukat di Sangeh ini berada di sebelah Selatan jalan sedangkan di seberang jalan atau di sebelah Utara Penglukatan Pancoran Solas terdapat Pura Tirta Taman Mumbul yang terlihat asri dengan kolam ikan yang terhampar luas, kedua tempat ini baik itu Penglukatan Pancoran Solas dan Pura Taman Mumbul terlihat indah, tenang dan asri sehingga bisa menjadi tempat wisata yang bisa dikunjungi.



Tempat penglukatan Pancoran Solas tersebut dipercaya warga untuk menetralisir berbagai kekuatan jahat seperti ilmu hitam ataupun magic dan melebur pengaruh-pengaruh negatif dalam tubuh serta sifat buruk dalam diri. Walaupun dalam dunia modern, kekuatan ilmu hitam yang dilakukan orang lain masih banyak yang percaya keberadaanya, jika memang anda percaya itu terjadi pada diri anda, serta memiliki sifat atau kebiasaan buruk yang susah untuk dirubah anda maka tidak ada salahnya anda memohon kesembuhan di tempat ini. Termasuk juga anda yang merasa diri anda leteh, karena sering berhubungan dengan hal-hal yang tidak baik, baik itu pikiran maupun tingkah laku, bisa membersihkan rohani anda di sini.

Penglukatan Pancoran Solas di Sangeh ini, memiliki 11 buah pancuran yang mana setiap pancuran sebagai simbol dari kekuatan Tuhan, yaitu simbol dari kekuatan Dewata Nawasanga yang menjaga sembilan penjuru mata angin mulai dari pancuran paling kiri yaitu simbol dari Dewa Siwa, Sambu, Sangkara, Rudra, Maheswara, Wisnu, Mahadewa, Brahma dan Iswara kemudian di tambah lagi dua pancuran yaitu pancuran sebagai simbul kekuatan Dewi Saraswati dan Dewi Gangga. Jika anda melukat di mulai dari kanan yaitu pancuran Dewi Gangga yang dipercaya sebagai penyeimbang energi, kemudian Dewi Saraswati sebagai sumber ilmu pengetahuan.

Kadek Paranita Della Cahyani


Keberadaan pancuran Dewi Saraswati di kawasan Penglukatan Pancoran Solas tersebut, dipercaya bisa menuntun anda dalam memahami ilmu pengetahuan, agar sang Dewi memberikan tuntunan yang terbaik agar ilmu yang dipelajari bisa berguna untuk diri sendiri dan masyarakat. Sehingga banyak juga dikunjungi oleh anak-anak sekolah yang sedang menuntut ilmu pengetahuan. Sekilas bentuk dari pemandian Pancoran Solas di kawasan Pura Tirta Taman Mumbul di Sangeh Bali ini seperti pemandian di Pura Tirta Empul Tampaksiring, keindahannyapun bisa disetarakan, sehingga Penglukatan Pancoran Solas dan Pura Tirta Taman Mumbul di Sangeh bisa menjadi tujuan wisata religi baru, termasuk juga bisa tsebagi ujuan wisata tour di Bali.

Jika anda pertama kali melukat di Pura Pancoran Solas ini ada baiknya anda membawa banten pejati, seorang pemangku selalu siap untuk memimpin persembahyangan, jika Pemangku tidak ada bisa dihubungi melalui telepon, atau bisa melakukan persembahyangan sendiri dengan meminta ijin terlebih dahulu kepada petugas di sana. Pertama anda harus melakukan persembahyangan, kemudian melukat, urutan dalam prosesi melukat di pancuran ini, dimulai dari arah Selatan ke Utara atau dari kanan ke kiri, mulai dari pancuran patung Dewi Gangga sampai pancuran patung Dewa Siwa. Setelah selesai melukat nunas Tirta dari pemangku. Pada hari-hari besar agama Hindu, seperti Banyupinaruh, Purnama, Tilem dan Kajeng Kliwon tempat ini selalu ramai bahkan pada setiap hari libur seperti hari Minggu, kunjungan warga cukup banyak.

Pancoran Solas - Misnawati Nyoman Reny


Air yang bersumber dari Pura Tirta Taman Mumbul dan dialirkan Pennglukatan Pancoran Solas dabit airnya sangat besar, cukup untuk mengairi ratusan hektar sawah di kawasan Sangeh. Selain itu warga setempat memanfaatkan mata air alam ini sebagi sumber air minum, dibuatkan tempat khusus untuk sumber air minum tersebut dan dikenal dengan nama Mata air pancaka tirta, setiap pancuran di atasnya dibuatkan juga patung seperti patung dewa dewi di Penglukatan Pancoran Solas, namun seperti namanya ada 5 buah simbol patung dari Panca Dewata yaitu patung dewa Wisnu, Iswara, Siwa, Mahadewa dan Brahma. Jika ada warga mengambil air minum, dimohon untuk mepunia Rp 2.000/galon untuk pemeliharaan pura.

Jika anda suka wisata selfie selain di areal Pancoran Solas juga di Pura Tirta Taman Mumbul tempatnya cukup asri, dengan latar belakang kolam ikan, rakit dari batang bambu dan sebuah pura pada sisi Utara sekaligus sumber utama mata air di kawasan ini menyajikan pemandangan indah, rindangnya pohon beringin dan pepohonan lainnya bisa sebagai tempat bersantai yang ideal terutama lagi anak-anak, anda bisa membeli pakan ikan di sini sambil memberi mereka makan, tentu akan memberikan pengalaman wisata sekaligus perjalanan religi yang menyenangkan.

Ni Nyoman Misnawati - Reny


Sebagai tempat wisata baru, pengurus dari Penglukatan Pancoran Solas dan Pura Tirta Taman Mumbul, terus berbenah berbagai fasiltas penunjung melengkapi kawasan ini, areal parkir cukup luas, untuk parkir kendaraan mobil atau bahkan pariwisata bisa parkir di sebelah Utara jalan berdekatan dengan pura Tirta Taman Mumbul, kalau sepeda motor bisa juga parkir di jalan, karena lalu lintas di kawasan ini tidak lah terlalu padat, ada petugas parkir dari warga setempat yang mengatur.

Di kawasan Penglukatan Pancoran Solas tersedia sebuah wantilan berikut juga restoran yang bisa anda gunakan untuk tempat bersantai, ada juga gazebo (bale bengong), toilet umum, serta selendang dan kain untuk disewakan (Rp 5.000/orang) sehingga anda tidak perlu membawa pakaian basah pulang, bisa menyewa kain di tempat ini. Loker juga disediakan sehingga barang bawaan anda menjadi nyaman (sewa loker Rp 10.000/loker). Pemandangan disini cukup jago, sehingga cukup direkomendasikan apalagi kalangan kaum muda yang suka wisata selfie, tempat ini bisa menjadi objek wisata baru yang trend dan hits.

Komang Nadia Diva Sari


Lokasi Penglukatan Pancoran Solas


Alamat dan lokasi dari tempat atau genah melukat ini di Banjar Brahmana, Desa Sangeh, Kec. Abian Semal, Kabupaten Badung – Bali. Jika perjalanan anda dari arah Denpasar, sekitar 100 meter sebelum objek wisata Sangeh ada sebuah perempatan, ke kiri menuju objek wisata Sangeh dan Restoran Mang Boo yang buka 24 jam, sedangkan ke kanan sekitar 200 meter menuju Penglukatan Pancoran Solas dan Pura Taman Mumbul. Lokasi keduanya di pinggir jalan, sehingga mudah untuk diakses, jamin gak bakalan nyasar.

Tempat wisata terdekat dari kawasan ini selain Sangeh ada juga Tanah Uwuk, rafting di sungai Ayung dari arah desa Carangsari, jika berlanjut ke utara ada kawasan agrowisata Pelaga, air terjun Nungnung dan Jembatan Tukad Bangkung. Merencanakan jalan-jalan tour ke kawasan ini ini akan disuguhi banyak pemandangan alam yang spektakuler (6 Jun 2017)


Big Garden Corner Denpasar

Bali walaupun sebuah pulau kecil, namun menyuguhkan berbagai tempat menarik yang layak untuk dinikmati, tidak hanya keindahan alam pantainya saja, tapu pulau Dewata ini menawarkan berbagai jenis keindahan mulai dari alam pegunungan, danau dan sawah terasering yang menyuguhkan petualang menarik. Tidak hanya itu saja taman rekreasi buatan manusia, seperti permainan air dan taman melengkapi tempat wisata yang ada di Bali. Salah satu tempat baru yang terletak di kota Denpasar adalah Big Garden Corner.

Nyoman Misnawati di Big Garden Corner


Bagi warga kota Denpasar, Big Garden Corner mungkin tidak asing lagi,taman yang didesain spesial indah dan tertata rapi, dipenuhi dan dilengkapi dengan berbagai patung batu klasik serta ornamen seni berpadu indah dengan alam sekitarnya, termasuk hamparan sawah menjadi tempat yang ideal bersantai bersama keluarga, teman, kerabat atau pasangan tercinta. Taman wisata buatan di sudut kota ini menjadi objek wisata baru yang sedang trend dan hits sekarang ini, apalagi saat musim liburan tiba, tempat ini selalu ramai pengunjung.

Big Garden Corner –  wisata baru di kota Denpasar


Denpasar walaupun sebuah kota, namun memiliki sejumlah tempat wisata baik itu wisata alam maupun buatan manusia, beberapa diantaranya yang cukup populer adalah pantai Sanur, hutan mangrove, monumen Bajra Sandhi, desa Budaya Kertalangu, Taman Inspirasi di pantai Mertasari dan sekarang ada Big Garden Corner yang memberikan peluang bagi anda untuk bersantai bersama keluarga di tengah-tengah kota. Tempat wisata terbaru di Denpasar Bali ini, mulai Buka pada bulan Agustus 2016, sehingga wajar belum banyak orang mengenal tempat ini.

Nyoman Misnawati - Reny


Big Garden Corner, sebuah taman wisata yang terletak di sudut kota Denpasar di pinggir jalan raya utama by pass Ngurah Rai Padang Galak Sanur, tepatnya sebelah Barat perempatan Padang Galak – jalan Waribang, Denpasar Timur, lokasinya sekitar 850 meter sebelah Selatan patung Titi Banda, sangat mudah dijangkau, baik bagi warga kota Denpasar maupun wisatawan yang menginap di kawasan Sanur, Nusa Dua, Kuta, Canggu dan Ubud. Untuk datang ke lokasi, maka anda bisa menggunakan taksi atau sewa mobil di Bali berikut supir.

Lalu apa saja daya tarik dari Big Garden Corner, sehingga wajib untuk dikunjungi. Objek wisata baru di kota Denpasar ini menawarkan konsep taman dengan galeri berbagai jenis patung. Taman ini menyajikan ratusan koleksi patung batu besar dan kecil, patung yang dipajang adalah jenis patung klasik tidak ada patung modern, termasuk juga patung Budha, terlihat seperti galeri seni dalam sebuah taman terbuka, semua ditata dengan sangat baik memperhatikan segala detailnya. Selain untuk refreshing, wisata foto selfie di tengah kota menjadi tempat ideal.

Keluarga Nyoman Pasek


Daya tarik lainnya di dalam taman Big Garden Corner terdapat juga miniatur dari Candi Borobudur 5 meter, Borobudur dalam bentuk aslinya merupakan salah satu keajaiban dunia, di areal miniatur Candi Borobudur ini terdapat juga replika arca Budha yang dipajang, semua patung di kawasan ini tidak hanya sebagai barang pajangan saja, tetapi jika pengunjung berminat bisa membelinya.

Ni Kadek Paranita Della Cahyani - Misnawati


Jika anda mengenal rumah pohon di Karangasem desa Batudawa ataupun Temega, di kawasan Big Garden Corner juga terdapat rumah pohon, bisa sebagai tempat bersantai bersama keluarga anda termasuk juga anak-anak, untuk mendapatkan sensasi berbeda dalam liburan, rumah pohon di Big Garden Corner didesain tidak kalah menariknya, terbuat dari kayu dan kombinasi bambu, beratapkan jerami terkesan natural apalagi berada dalam lingkungan taman yang nyaman dan indah.

Ni Kaden Paranita Della Cahyani


Payung warna-warni terlihat indah seperti atap menaungi pengunjung yang berjalan di jalan setapak bawahnya, jika anda pernah ke Gili Trawangan anda juga melihat pemandangan yang sama ada banyak payung di jalan seolah seperti atap menaungi pejalan kaki di bawahnya. Big Garden Corner memang didesain menarik sehingga tidak akan membosankan, menyediakan banyak tempat untuk bersantai atau sekedar foto selfie, bagi mereka yang gemar foto-foto maka Big Garden Corner adalah tempat yang tepat, bahkan tidak jarang taman ini dijadikan sebagai tempat foto pre-wedding.

Ni Nyoman Misnawati - Big Garden Corner


Di Big Garden Corner juga menyediakan tempat resepsi acara pernikahan yang mampu menampung 500 – 1000 undangan. Hal menarik lainnya, batang pohon yang ditempatkan menyilang di atas jalan setapak, menjadi spot terbaik dalam pengambilan foto, dan jika anda ingin bersantai, di kawasan taman terdapat banyak tempat duduk, berikut dengan kursi dan bantal warna-warni, serta sejumlah payung besar dan meja, sambil bersantai bisa memesan makanan yang disediakan oleh restaurant di Big Garden Corner ini, menyediakan berbagai suguhan kuliner dengan harga masuk akal.

Ni Ketut Nadia Diva Sari


Big Garden Corner menyediakan juga dua buah mobil VW kodok yang di desain terbuka, tampil cantik dan unik tanpa mesin, tetapi bodi mobil tanpa mesin tersebut dikayuh sepert sepeda gayung, bisa disewa mengelilingi taman, sehingga memberikan kenangan mengesankan, menarik dan unik, apalagi anda yang gemar photo selfie, bisa mengabadikan kenangan berharga anda bersama keluarga.

Misnawati - Della - Friska - Nadia


Jika anda berencana jalan-jalan bersama anak-anak, hari Minggu adalah pilihan yang cukup baik, karena anda bisa menyaksikan dan berfoto ria bersama boneka pikachu yang berjalan-jalan di sekitar taman, apalagi di sini memang menyediakan areal bermain untuk anak. Big Garden Corner memang menjadi tempat nongkrong yang asik bagi semua kalangan, apalagi bagi kalangan muda atau yang suka foto selfie, maka tempat ini akan menawarkan apa yang anda butuhkan.

Ni Nyoman Misnawati


Jam buka Big Garden Corner


Waktu berkunjung atau jam buka dari Big Garden Corner adalah setiap hari mulai pukul 10.00 – 21.00 wita. Durasi buka setiap harinya cukup lama, anda bisa bersantai seharian sambil menikmati santap siang sampai malam.  Yakin anda akan betah berlama-lama di sini, selain banyak spot cantik untuk foto selfie, banyak tempat untuk bersantai juga.

Tiket masuk Rp 25.000/orang dewasa sedangkan anak-anak di bawah 6 tahun, gratis dan Rp 50.000/orang untuk wisatawan asing, satu tiket bisa ditukarkan dengan air mineral ataupun soft drink, dan tiket masuk untuk tujuan photo pre-wedding Rp 200.000 untuk semua crew (26 Jun 2017)


Dream Island di Pantai Mertasari Sanur

Bali memang menyuguhkan banyak objek wisata menarik, banyak tempat rekreasi baru bermunculan, dikemas dengan baik. Liburan, wisata dan tour di Bali akan tidak lepas dari keindahan alam pantainya, seperti halnya dengan pantai Sanur yang juga berada di desa Pakraman Intaran, Sanur, Kecamatan Denpasar Timur ini, menyuguhkan pemandangan alam pantai yang spektakuler. Salah satu bagian pantai yang cukup populer dan tak asing lagi adalah pantai Matahari Terbit terletak di sebelah Utara hotel Inna Bali Beach, namun demikian pernahkah anda mendengar pantai Mertasari, bagi warga lokal apalagi warga Denpasar mungkin tidak asing lagi, tetapi bagi wisatawan pantai Mertasari sepertinya belum begitu populer.

Dream Island - Taman Inspirasi Sanur


Dream Island di pantai Mertasari


Dream Island di pantai Mertasari Sanur, memberikan gaya dan nuansa baru dalam liburan anda, baik bagi keluarga, anak-anak dan kawula muda. Pantai Sanur sendiri membentang luas sepanjang 15 km dari Utara mulai dari pantai Padanggalak sampai pantai Mertasari di Ujung Selatan. Dan pantai Sanur adalah salah satu ikon pantai matahari terbit yang cukup populer di Bali, namun di pesisir sebelah Selatan yaitu pantai Mertasari anda bisa menyaksikan keindahan matahari terbit dan juga matahari tenggelam. Pantai Mertasari juga berpasir putih, ombaknya juga hanya riak-riak kecil saja, sehingga bisa untuk tempat bersantai yang sempurna.

Ni Putu Ari Indriyani


Salah satu spot yang cukup populer di kawasan Pantai Mertasari adalah “Dream Island” dengan ikon sepasang ayunan di tengah pantai atau disebut juga dengan nama pantai Mertasari, lokasinya di sebelah Barat pantai Mertasari, bernama pantai Pengembak, pantai yang dulunya hanya sebuah dataran kosong berpasir putih yang menjorok ke tengah, kini dibangun taman wisata baru, dikemas dengan kreatif dan inovatif, dan sekarang objek wisata tersebut menjadi tempat baru yang sedang hits dan trend.

Dream Island ini merupakan salah satu tempat wisata baru Bali, tempat ini baru di tata dilengkapi dengan ayunan berikut sign atau tulisan “Dream Island” sehingga dikenal juga dengan nama Dream Island, ayunan tersebut menjadi ikon spesial dari pada objek wisata ini. Ayunan seolah menjadi gaya atau trend baru yang dicari oleh para penyuka wisata alam tidak hanya di pantai tetapi alam pegunungan seperti ayunan di anjungan Puncak Wanagiri, apalagi tempat itu memberikan peluang bagi setiap pengunjungnya untuk bisa foto selfie dengan leluasa, dengan nuansa alam Taman Inspirasi yang indah, hamparan pasir putih membentang sekitar 500 meter dengan pemandangan alam laut dan perahu nelayan, sedangkan bagian belakangnya dipenuhi tumbuhan bakau, seolah terpencil dan terisolasi dari keramaian.

Nyoman Misnawati  - Reny diTaman Inspirasi Sanur


Objek wisata Taman Inspirasi atau Dream Island ini sebenarnya terletak di pantai Pengembak, lokasinya memang bersebelahan atau berbatasan dengan pantai Mertasari, bahkan pintu masuk dari Taman Inspirasi tersebut dari pelataran parkir pantai Mertasari, sehingga lokasi tersebut lebih dikenal sebagai bagian dari pantai Mertasari. Di kawasan pantai Pengembak sendiri terdapat sebuah tempat suci atau pura yang bernama Dalem Pengembak, yang mana pura Dalem Pengembak ini menjadi tujuan persembahyangan bagi umat Hindu yang ingin melukat atau meruwat. Dari Pura Dalem Pengembak lokasi objek wisata Taman Inspirasi ini tidak kelihatan karena dibatasi oleh hutan bakau, terkecuali anda berada di pantai Mertasari.

Nyoman Misnawati - Reny


Objek wisata Taman Inspirasi di pantai Mertasari ini dikelola oleh Desa Pekraman Intaran, Sanur. Ditata dengan baik sehingga bisa menyugughkan suasana yang bisa menginspirasi setiap pengunjungnya. Salah satu ikon yang populer untuk foto-foto selfie adalah ayunan di tengah pantai, bisa berfoto bersama pasangan, keluarga ataupun kerabat. Selain itu ayunan dari jaring tali di bawah pepohonan cemara menjadi tempat bersantai yang ideal. Deretan rumah-rumah kecil (jineng) seperti sebuah bungalow, bisa juga untuk bersantai bersama keluarga sambil menikmati keindahan alam pantai.

Di kawasan objek wisata Taman Inspirasi atau Dream Island ini terdapat juga dua buah anjungan atau jembatan kayu yang menjorok ke pantai, tempat-tempat tersebut bisa untuk bersantai sambil foto-foto selfie dengan latar belakang laut, sedangkan anjungan paling Barat terlihat berbeda dengan latar belakang pohon bakau yang memberikan latar belakang cantik dan natural. Banyak hal yang bisa anda lakukan di Taman Inspirasi atau Dream Island ini, tidak hanya bagi kaum muda yang suka menemukan hal-hal baru, tetapi juga bagi anak-anak dan juga dewasa. Anak-anak akan lebih leluasa bermain pasir atau bahkan mandi di pantai karena air lautnya cukup tenang.

Ni Kadek Paranita Della Cahyani di Pantai Mertasari


Berkunjung ke Taman Inspirasi di pantai Pengembak ini, memang seperti berada di sebuah pulau impian atau “Dream Island” lokasinya terpisah oleh laut dan hutan bakau, akses pintu masuk hanya dari pantai Mertasari. Nuansanya tenang dan damai, sangat cocok untuk bersantai, tetapi pada saat-saat liburan atau akhir pekan tempat ini selalu ramai pengunjung, jika anda ingin suasana yang lebih sepi, mungkin bisa memilih di hari atau waktu yang berbeda, pengunjung di Taman Inspirasi ini masih didominasi oleh warga lokal, tempat wisata baru ini juga cocok untuk kegiatan outing perusahaan.

Menikmati nuansa Taman Inspirasi, tidak perlu khawatir kulit anda gosong kena terik sinar matahari, karena di Taman Inspirasi terdapat banyak tempat berteduh, sehingga tempat ini memang ideal bagi warga lokal ataupun wisatawan domestik. Jika anda merasa lapar anda bisa menikmati hidangan yang disediakan di restoran.

Ni Komang Friska Pradnyayanti


Atraksi lain yang disuguhkan adalah wisata naik unta, rekreasi naik unta di Bali yang dulunya hanya bisa anda nikmati bersama Bali Camel Safari di pantai Sawangan Nusa Dua, sekarang bisa anda nikmati di pantai Mertasari Sanur juga. Bahkan di sini disediakan wisata naik kuda juga. Pada saat-saat tertentu seperti akhir pekan disuguhkan juga hiburan live musik. Banyak hal baru yang bisa anda nikmati di Taman Ispirasi ini, jadi sangat sayang untuk anda lewatkan begitu saja.

Objek wisata Taman Inspirasi atau Dream Island adalah tempat rekreasi baru di kawasan pantai Mertasari Sanur Bali, sangat ideal untuk wisata keluarga, anak-anak dan tentunya bagi kalangan remaja, yang siap memberikan inspirasi baru bagi pengalaman liburan anda di pulau Dewata. Jika anda berencana jalan-jalan tour ke kawasan ini, maka anda bisa mengemas perjalanan anda untuk menikmati tempat rekreasi alam pesisir terdekat lainnya seperti pantai Matahari terbit Sanur, pulau Serangan, hutan mangrove (bakau) atau bahkan ke Tanjung Benoa menikmati berbagai permainan watersport.

Ni Ketut Nadia Diva Sari


Akses ke Dream Island di Mertasari Sanur


Bagi yang belum pernah ke kawasan ini, akses termudah adalah, jika perjalanan dari arah Sanur menuju by pass Ngurah Rai Sanur, belok kiri menuju Danau Poso, belok kanan menuju jalan Pengembak, di jalan Pengembak ini lurus sampai mentok, jalan ini tembus sampai pantai Mertasari, sampai pada loket parkir, disinilah lokasinya. Dari parkir kendaraan anda bisa melihat jembatan kayu menuju Taman Isnpirasi.

Ni Nyoman Misnawati - Reny


Harga Tiket masuk: Rp 20.000/orang, tiket nantinya bisa anda tukarkan di restaurant karena dari harga tiket masuk tersebut sudah termasuk segelas minuman atau welcome drink. (3 Jun 2017)